Jumat, 15 Agustus 2014

Korban Bencana Alam dapat Kornet 'Superqurban'

Pada Agustus ini terjadi dua bencana dalam waktu yang hampir bersamaan. Yaitu banjir besar di Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan) dan letusan Gunung Slamet di Banyumas (Jawa Tengah).
Penyerahan bantuan dari relawan RZ kepada korban bencana

Rumah Zakat (RZ) tak tinggal diam. Lembaga penghimpun dan penyalur bantuan sosial swasta ini menyalurkan bantuan kedua lokasi tersebut berupa 400 kornet Superqurban untuk korban banjir dan 3.000 kornet Superqurban untuk korban letusan gunung, berikut ratusan paket logistik lainnya.

Banjir di Tanah Bumbu menyebabkan dua nyawa terenggut, 2.638 unit rumah terendam, dan 7.617 jiwa terkena dampaknya. Saat ini kondisi sudah lebih stabil dibanding sebelumnya. 

Banjir sudah surut dan warga mulai kembali ke rumah. “Kami masih menyalurkan bantuan untuk para korban dalam masa pemulihan pasca bencana,” tutur Herlan Wilandariansyah, Koordinator RZ, di Jakarta, Jumat (15/08).


Relawan RZ bersinergi dengan relawan lokal terus bersiaga di desa sekitar Gunung Slamet. Mereka pun melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar selalu meng-update perkembangan terbaru. “Jika dibutuhkan relawan tambahan, kami siap menurunkan tambahan,” terang Herlan.

Saat ini kondisi Gunung Slamet berstatus siaga. Namun, masih aman untuk
aktivitas warga sekitar lereng gunung. Daerah yang tidak boleh dimasuki adalah pada radius 4 kilometer dari puncak. 

Di Kabupaten Banyumas terdapat tujuh desa di tiga kecamatan yang rawan terkena dampak letusan ini. Yaitu Desa Ketenger, Karangmangu, Kemutug Lor, dan Karangsalam di Kecamatan Baturraden. Kemudian Desa Limpakuwus dan Gandatapa di Kecamatan Sumbang serta Desa Melung di Kecamatan Kedungbanteng.


Secara konsisten RZ menyalurkan bantuan pangan dan logistik ke daerah bencana. Kornet Superqurban sebagai produk RZ hampir selalu ada dalam penyaluran bantuan bencana. Karena daya tahannya hingga tiga tahun, maka hewan qurban yang dijadikan kornet Superqurban dapat lebih bermanfaat.

Alhamdulillah amanah para donatur dalam bentuk kornet Superqurban dapat tertunaikan dengan optimal. Telah banyak masyarakat baik dalam maupun luar negeri yang terbantu dengan kornet ini,” tutur Herlan.

Catatan Pembuka

Bismillah! Jumat, 15 Agustus 2014, jam 5:05 sore waktu Jakarta.

Langit tampak teduh. Inilah catatan awalku dalam AsepJurnal -- laman blog yang baru aku buat, setelah sempat aktif lewat laman blog lain dan vakum dalam beberapa tahun terakhir. Semoga laman baru ini menjadi awal gairah baru untuk menuangkan kreativitasku dalam dunia tulis-menulis dan memotret pelbagai realita kehidupan.

Blog adalah sebuah sirkuit yang cukup ideal untuk menampung aneka ide tulisan. Bisa cepat tersebar dan mudah diakses tanpa bayar. Yang tak kalah pentingnya adalah pembaca bisa memberikan komentarnya semudah mengoceh di warung kopi atau istri yang mengomeli suami karena pulang telat.


Inilah yang baru aku sadari kembali, betapa sekian lama telah kehilangan dan terlempar dari dunia blogger. Kendati harus merintis lagi, rasanya lebih baik dari pada tidak bangkit lagi sama sekali. Dan, secara spontan ketika meniti step-step cara pembuatan blog, muncul nama untuk laman ini: AsepJurnal!


Ya, inilah "Catatan si Asep" -- nama depan empunya laman iniSemoga berkah. Bismillah!